Kakak Dan Adek Yang Aneh

Serius dikit, sekali-kali kita gak ngomongin kesialan dan keuntungan gue karena ini bukan pelajaran Ekonomi. Eh, untung rugi itu ekonomi atau akuntansi? Atau Seni Budaya?

Ehem. Sebelum anda scroll kebawah lagi, gue tekankan kalau GAK SEMUA ADEK-KAKAK KELAS SEPERTI INI. TAPI TRUST ME, PASTI ADA SATU YANG SEPERTI INI DI SETIAP SEKOLAH. ANDA TAK PERNAH TAHU APA YANG TERJADI DI BELAKANG PUNGGUNG ANDA KECUALI ANDA PUNYA SATU MATA DI BELAKANG KEPALA.

Gue suka bingung kenapa hubungan kakak kelas dan adek kelas gak pernah akur. Selain itu gue juga bingung kenapa mereka disebut kakak-adek kelas padahal gak pernah sekelas kecuali ulangan umum.

Adek kelas ada yang diem-diem ngatain kakak kelas di twitter #cupu. Kakak kelas diam-diam bullying adek kelas dengan jadi ketus, sok ngatur dan apa-apa ngebentak.

Yang menurut gue paling lucu itu adek kelas yang langsung dibenci sejak pandangan pertama sama kakak kelas. Kakak kelas tuh sok sensi dan menjijikkan banget *elo berarti kan chel? Lo kan kakak kelas -_-*. Adek kelas ini dibenci karena apa-apa ngaca, adek kelas yang ini dibenci karena sepatunya gak pernah diiket, adek kelas yang ini dibenci karena suka gak dirante (?). Apa coba?

Adek kelas juga benci sama kakak kelas karena mindset mereka selalu sama: nenek sihir (karena majority kakak kelas nyebelin itu cewek) nyebelin tukang ngatur, semua orang dilabrak, semua orang dicakarin kalau lagi PMS, adek kelas isi kantongnya buat mereka semua… bla… bla… lalalalla aku sayang sekali… Doraemon!

Di satu sisi, bila ada kakak kelas yang dari awalnya baik, ramah dan gak ketus, menjaga komunikasi berkesinambungan dengan adik kelas, mindset adik kelas langsung berubah, tapi tetep negatif, yaitu: nenek sihir yang gampang diperbudak, dikentutin gak akan marah, gak protes kalau gak dihormatin dan rendahan.

Kakak kelas jadi serba salah. Ada yang gak gila hormat, tapi terpaksa jadi galak demi kenyamanan dirinya sendiri. Tapi dia juga mikir, kalau dia galak… dia malah dibenci padahal dia berniat berteman dengan semua orang. Masalahnya ketika dia baik, adek kelas malah songong sama dia. Kasihan tuh orang… *bukannya itu lo ya?*

Lagian gue juga heran sama kakak kelas. Jujur gue kakak kelas dan gue heran sama diri gue sendiri. Kenapa kakak kelas selalu membenci adik kelas dan menganggap SEMUA ADIK KELAS YANG UDAH JADI KAKAK KELAS ADALAH ORANG SOK KUASA.

Buktinya, hubungan kelas 5 dan 6, kelas 8 dan 9 dan kelas 11 dan 12 jarang sekali baik. Kelas 6, 9 dan 12 selalu nganggep kelas 5,8 dan 11 adalah kakak kelas baru yang sok kuasa karena udah jadi kakak kelas, ditambah lagi kesibukan kelas 6, 9 dan 12 yang bikin mereka merasa kelas 5, 8 dan 11 akan semakin sok kuasa karena merasa diatas angin.

Kelas 5, 8 dan 11 yang rata-rata gak merasa begitu (dan nyatanya emang seringkali cuma negative thinkingnya kelas 6, 9 dan 12 yang didera UN dan gak tahu mau ngamukin siapa), malah merasa kelas 6, 9 dan 12 yang sombong dan merasa di atas angin.

Jadi yang salah siapa?

Yang adek, selalu dicap sombong padahal masih cilik. Yang kakak, selalu dianggap sok kuasa karena paling tua (kenyataannya masih ada guru dan kepala sekolah :p tuh yg udh ‘diatas’, lihat ke atas lagi gih, sebelum banyak bacot :D).

Gak ada yang salah.

Yang salah itu pikiran kita. Negatif, negatif, berusaha untuk selalu menguntungkan diri sendiri, berusaha untuk menyingkirkan siapapun yang kita benci, mencari bala bantuan biar kita tak terlihat ‘salah’ dengan sendirian membenci orang lain (terutama kalau tuh orang pinter sandiwara. Kita bakal makin kelihatan salah)…

Yang salah tuh asumsi kita. Untuk semua kakak kelas, gue punya 3 adek kelas yang gue benci banget, ngegeng mulu, dan asal kalian tahu gue benci SEMUA KELAS 7 YANG KRISTEN DI SEKOLAH GUE. TALK TO MY HAND, 7-6! MUAJAHAHAHAHAHA. Oke skip, gue gak mau jahat. Tapi gue gak mau dengan gue benci sama apa yang gue lihat, gue kehilangan segala kesempatan dalam hidup ini. Seperti posting tentang judge book by its cover yg prnh gue post, gue gak mau karena gue benci cover, gue kehilangan kesempatan di depan mata.

Siapa tahu semakin lama kami mengenal, ternyata mereka bukan anak yang buruk-buruk amat? Siapa tahu mereka emang menghadapi hidup yang sulit dan memaksa mereka seperti itu? Siapa yang tahu?

Terus buat yang adik kelas, mengertilah kalau ada kakak kelas yang galak. Sudah semacam konfe… apa gitu pokoknya yang artinya “peraturan lisan yang sudah menjadi adat dan sudah tertanam dalam kehidupan masyarakat”. Ada lah, pokoknya di PKN.

Pokoknya sudah sebuah kepercayaan banyak orang kalau kakak kelas kebanyakan temenan sama adek kelas itu… pokoknya jelek-jelek deh! Iya cupu, iya terlalu baik, iya sok nyari muka, pokoknya banyak deh. Kalau orangnya pede sih gak apa-apa. Kalau dia sampai dibully? Jadi pahamilah.

Lagian gak semua kakak kelas jahat. Bisa aja mereka sibuk atau kamu pernah punya salah sama dia dan dia gak seneng.

Entahlah. Gue juga bingung kenapa jaman semakin kompleks saja. Dulu waktu gue SD, adek-adek kelas sopan-sopan banget, kitanya juga gak congkak karena merasa dihormati bagai raja. Kakak kelas gue dulu seneng banget nyubitin pipi gue karena lucu (kakak kelasnya yang SMP kelas 3 dan waktu itu gue masih kelas 1 SD), kakak kelas gue seneng ngobrol ama gue dan mereka mengayomi adek kelasnya banget.

Gak tahu deh, semua ini salah siapa.

Salah pikiran kita, salah lingkungan, salah sinetron alay dengan pemeran kakak kelas ngegeng yang suka nyelengkat adek kelas penjual kue bakul, atau salah orang tua yang membiarkan anaknya nonton sinetron alay dengan pemeran kakak kelas ngegeng yang suka nyelengkat adek kelas penjual kue bakul?

Tuhan yang tahu.

4 thoughts on “Kakak Dan Adek Yang Aneh

  1. Suka banget posting ini Rachel! Bener banget. Senioritas di kalangan sekolah kita itu kentel banget, sekaligus gak penting banget. Menyedihkan aja ngeliat yang jadi adek kelas ngutukin kakak kelas, padahal di tahun berikutnya dia juga bakalan jadi kakak kelas dan ngelakuin hal yang gak jauh beda.

  2. bener banget, tapi gw malah rada2 akrab sama adek kelas cuma karena sama hobi ._.
    nyesekin banget anak2 sekarang pada liat sinetron alay, untung aja adek2 gue ga kepengaruh (adek gw dua2nya cowok, gamer-otaku)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s