Kadang Gak Seperti Yang Kita Mau

Semua yang terjadi di dunia ini gak selalu seperti yang kita mau. Contohnya, jalannya acara X Factor gak seperti yang gue mau: Novita menang, Fathin nangis lagi, sekelas gue traktir cupdate.

Gue gak bilang siaranya si Fathin jelek. Gue aja kalah lomba nyanyi waktu di sekolah, karena lupa lirik. Gue buru-buru improv, TANPA MENANGIS DAN DIPELUK ROSSA.

Kalau udah di ajang sebesar itu, gak ada yang bagus dan jelek. Yang ada cuma yang baik dan yang TERbaik.

Kalau udah ada dua, makin susah mencari yang TERbaik. Ada satu yang terbaik, tapi penampilan dia kurang pas sama selera orang jaman sekarang (dan anda semua tahu selera orang jaman sekarang seperti… yang pake plastik di muka aja didemenin. Jangan dengerin gue, gue hanya beropini, tetaplah pada selera anda masing-masing). Ada satu lagi yang terbaik, mukanya imut (kadang sok diimut-imutin bikin jijik) dan banyak yang dukung.

Tapi ah sudah kita lupakan saja. Biar itu jadi masalah mereka.

Yang gue bingungin sekarang itu cuma satu:

Kenapa kalau gue menyatakan pendapat soal seseorang, fanbase mereka merasa diserang sama gue?

Gue bahkan gak pernah bilang mereka mengidolakan orang yang salah…

Gue hanya menulis hal yang gak gue setujui. Terlepas dari bagaimana sepak terjang mereka sebagai artis, gak akan menutup kemungkinan mereka punya fans kan? Pasti ada satu atau dua kelebihan dari orang yang masa-bodo-mau-profesional-atau-enggak itu untuk disukai orang kan?

Justru menurut gue fans tuh bukan dikelompokkan jadi dua; karbitan dan sejati, karena ini bukan agama, jadi terserah kita mau jadi fans biasa yang gak terlalu ngikutin perkembangan dia atau mau jadi fans fanatik yang mengikuti tentang dia sampai pada fase terparah: menjadi ‘dia’ dengan merubah diri. Seharusnya ‘fans’ itu dikelompokkan jadi:

1. fans muka artisnya
2. fans suara artisnya
3. fans adek artisnya (semacam yang demen edgarnya bang radit)
4. fans karya artisnya
5. fans selera fashion artisnya
6. fans perilaku artisnya

Dengan itu kan jadi gak ada: “eh elo tuh fans palsu! Cuma suka sama muka artisnya doang!”. Satu sisi kita ngefans berat sama dia, tapi di satu sisi–yang gak pernah diakui 90% fans wanita–kalau ANDA MEMANG HANYA MENYUKAI WAJAHNYA.

Semua jadi terasa lebih mudah jika dikategorikan, namun tidak dibedakan, karena kalian bernaung pada satu fanbase.

Kembali pada topik seperti di judul, kadang semua gak seperti yang kita mau. Hal diatas sulit direalisasikan karena banyak orang mengaku fans sejati dan mengaku menyukai semua hal dalam diri si artis. Masa sih? Coba kita selidiki baik-baik orang-orang terdekat anda yang sudah mulai bosan sama artis yang berkelompok atau perseorangan.

Ada yang:

1. Dia gak sekece dulu (karena nambah umur, itu alasan paling banyak)
2. Dia udah jarang muncul di TV (dan anda tidak tahu siapa dia, dan anda tidak tahu lagi apa yang bisa anda suka dari dia, karena apa? Anda tidak tahu lagi apa yang orang itu lakukan di belakang panggung)
3. Dia udah basi (mungkin anda ngefans sama semacam fast food atau makanan padang yang bersantan?)
4. Dia berubah (si artis berubah, tidak seperti yang anda MINTA lagi karena ingat, artis berkarya selain mengikuti kata hati juga mengikuti permintaan–atau bahasa kasarnya yang lebih realistis–tuntutan pasar)

Darimana ceritanya orang yang cuma anda lihat setiap hari di media cetak dan elektronik bisa anda kenal luar dalam?

Oke cukup deh semua keresahan gue tentang fans-fans-an ini.

Sekarang gue kembali menjadi anak SMP biasa lagi.

By the way selama gue ngetik, gue ngeliat satu fact di twitter, yang gue retweet. Katanya orang yang begadang itu performa otaknya lebih tua 7 tahun dari aslinya. Hmmm, kalau orang bilang tulisan gue kayak orang dewasa, apa itu karena gue sering begadang?

Semoga masalah 7 tahun lebih tua ini gak ngaruh sampe ke muka, meski di dunia ini, kadang semua gak seperti yang kita mau…

See ya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s