Cerpen,novel,dan mimpi terliar gue

Hari sabtu kemaren gue ikut lomba cerpen di sekolah tetangga,melawan orang2 se-Jatinegara.Kata bokap,skill nulis gue udah bagus.Kata guru gue,cerita gue bagus dan teratur.Tapi mereka semua lupa,kalau tulisan gue seperti habis dilanda tsunami.Mereka benar-benar lupa…

Akhirnya dengan berbekal tulisan badai(ancur) tersebut,gue ikut lomba cerpen itu.Cerita di otak gue berputar sempurna.Jiwa kemenangan terasa di dada,dan kekuatan dalam hati.

Menunggu selama dua hari.Ternyata gue kalah.

Ditambah lagi guru gue pak Maman ‘botak’ yang udah dimutasi ada disana,nganter anak murid di sekolah barunya.Sumpah,rasanya melawan guru sendiri itu sakit,pedih,nelangsa.Oh pak maman….

Dibalik semua rasa sendu gue,pak botak ini justru ngingetin anak-anak mading(yang dulu waktu kelas 7 sekelas sama gue,sampe sekarang masih kecuali Hanifah) tentang ceng2an gue dengan si dower kampret iqbal r.Akhirnya sampe pulang,gue terus kena hinaan.Udah ngelawan cina2 expert dari sekolah swasta,capek2 ngebut 3 jam 4 lembar,eh,udah kalah,diceng2in ampe pulang lagi!Gak sial apa lagi begitu?

Dan lagi,gue menemukan sebuah kontes cerpen,yang dishare di twitternya kak Raditya Dika(@radityadika) dan jurinya ya,kak Raditya Dika.Buset,gue langsung jumpalitan kejang2.Pas baca syarat selanjutnya.Peserta minimal umurnya 15 tahun.Gue aja umur 13 tahun aja belum,masih 12 hari lagi(terhitung sejak posting diterbitkan)….

Hah,sudahlah…Pokoknya mimpi gue jadi penulis itu biar dipendam dulu,latihan yang banyak,terutama nulis…Baru gue bisa mulai ikut lomba dan ngirim naskah ke penerbit.

Oh iya,gue juga gak nolak tuh jadi jurnalis.Gak tau kenapa enak aja gitu jadi orang kepo.Cuman sayangnya IQ gue cuma seujung toge,takutnya kalau gue wawancara “Seorang pria Nias terjepit di lift”,malah gue kasih ke redaksi jadi “Seorang Waria Bernama Nia Mati Disambit Sendal Jepit”…Tamatlah.

Eh iya,one more thing i want to know.Emang bisa ya orang jatuh cinta lagi pada orang yang sudah kita lupakan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s